Seniman dan Pencatat Zaman IX: Iwan Fals Tolak PLTN

0

“Proyek 13”

 Meskipun kurang paham tentang radiasi
Meskipun kurang paham tentang uranium
Meskipun kurang paham tentang plutonium
Ku tahu radioaktif panjang usia

Aku tak tahu sampahnya ada dimana
Aku tak tahu pula cara menyimpannya
Aku tak yakin tentang pengamanannya
Karena kebocoran pun ada disana

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Aku menolak akal yang tanpa hati
Aku menolak teknologi tanpa kendali
Aku tak mau mengijonkan masa depan
Demi listrik sedikit banyak keruwetan

Sama sekali ku tak anti teknologi
Tapi aku lebih percaya pada hati
Aku tahu listrik penting buat industri
Tapi industri jangan ancam masa depan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Daripada susah payah beli reaktor
Daripada pusing karena sampah nuklir
Daripada malu kepada anak cucu
Aku bergerak menyanyikan kehidupan

Informasi tentang ini harus diberikan
Bahaya dunia maju harus disingkirkan
Rasa gengsi tak perlu diteruskan
Pembangunan PLTN harap hentikan

Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi
Oh apa yang sesungguhnya sedang terjadi

Apa yang akan terjadi nanti

Untuk listrik banyak memerlukan sumber energi
Pilihanmu pun tentu jadi dicurigai
Sebab di negeri maju reaktor ditutupi
Bukan alasan agar republik ini beli

Aku lebih suka tenaga matahari
Aku lebih suka tenaga panas bumi
Aku lebih suka dengan tenaga angin
Aku lebih suka tenaga arus laut

Rencana pemerintah membangun delapan reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Semananjung Muria, Jepara, Jawa Tengah ditolak sebagian masyarakat di sekitar Gunung Muria Jepara. “Dengan alasan apapun, kami menolak proyek PLTN di Jepara,” kata Lilo Sunaryo, Ketua paguyuban Masyarakat Reksa Bumi di Semarang pada Rabu (27/2).

Paguyuban ini merupakan wadah perjuangan masyarakat di lereng Gunung Muria yang meliputi Jepara, Kudus dan Pati. (Sumber:Tempo, 2 Februari 2007). Iwan Fals bersikap tegas menolak PLTN Muria.Lagu Proyek 13 yang ditulisnya bersama Mahesa Ibrahim adalah implementasi sikapnya sebagai musisi. Bukan sekedar menolak, Iwan Fals mengajukan solusi:

Aku lebih suka tenaga matahari
Aku lebih suka tenaga panas bumi
Aku lebih suka dengan tenaga angin
Aku lebih suka tenaga arus laut

Iwan Fals tampil melantunkan ”Proyek 13” di Lapangan Tambak, Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (28/5,2011) dengan  iringan grup musik religi asal Yogyakarta, Ki Ageng Ganjur. ”Kelestarian lingkungan dan keseimbangan alam harus dijaga. Jangan sampai kawasan Muria rusak gara-gara PLTN,” kata Iwan. Proyek 13 dirilis dalam album Cikal, Indo Music Box, 1991. Didukung musisi: Cok Rampal – Gitar, Terompet tradisional (senterewe), illuminate voice; Totok Tewel – Gitar, Backing Vocal; Gilang Ramadhan – Drums; Embong Rahardjo – Saxophone.

Daftar lagu:

Side A
“Intro” (Iwan Fals)

  1. “Untuk Yani” (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
  2. “Cikal” (Iwan Fals)
  3. “Pulang Kerja” (Iwan Fals)
  4. “Alam Malam” (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals/Otig)

Side B
“Ada” (Iwan Fals)

  1. “Untuk Bram” (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
  2. “Cendrawasih” (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
  3. “Proyek 13” (Mahesa Ibrahim/Iwan Fals)
  4. “‘….'” (Iwan Fals)

(Abdul Malik, bersambung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here